MUTIARA HATI

Tampilkan postingan dengan label MUTIARA HATI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUTIARA HATI. Tampilkan semua postingan

Bagaimana wanita membuat Romantis di Mata Laki-Laki

Hubungan yang baik dalam dalam menempuh kasih sayang seorang wanita terhadap pasangannya sangat dioerlukan. Dalam masalah Percintaan biasanya selalu di akhiri dengan Pernikahan. Membicarakan masalah persesi romantis bagi laki-laki rasanya seperti membahas sesuatu yang akan membuat orang tersipu-sipu malu. Persepsi laki-laki dan wanita tentang romantisme ternyata tidak selalu sama. Bagi laki-laki, romantisme orientasinya adalah tujuan, jadi harus nyata, bukan simbol.

Merubah Sifat Cemburu menjadi Energi Positif


Mengapa ada kata Cemburu dalam hidup ini, terlebih masalah kasih sayang yang sering di alami dalam Romantika kehidupan. Setiap manusia berakal pasti memiliki rasa cemburu. Ini adalah anugerah fitriah dari Allah. Sebagai anugerah, cemburu memiliki potensi sebagai kekuatan pengendali dan pendorong, sekaligus sebagai kekuatan yang dapat merusak. Kita bisa melihat seorang anak yang cemburu sewaktu hadirnya sang adik dalam kehidupannya. Sudah sewajarnya, perhatian orang tua akan terbagi, terhadap si kakak dan kepada si adik.

DINAMIKA KEHIDUPAN: perlu kita cermati

DINAMIKA KEHIDUPAN: perlu kita cermati: Kemajuan tehnologi digital perlu kita cermati Komunikasi adalah aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia...

RENUNGAN ISLAM

Assaalamualaikum,
Nabi bersabda: " Malaikat Jibril selalu memberitahuku 7 hal setiap kali menyampaikan firman Allah sehingga 7 hal tersebut kuanggap sangat penting atau hampir wajib."
  1. Berbuat baik pada tetangga
  2. Jangan sekali-kali menceraikan istri (rawatlah wanita secara baik)
  3. Jangan terlalu kerasi dengan budak atau buruh

Usaha ntuk Menjadi Orang Baik

Banyak orang berebut menjadi orang penting dalam kehidupan sehari-hari. Ada berbagai motivasi yang diungkapkan. Berbagai usaha ditempuh untuk meraih keinginan untuk menjadi orang penting. Setelah meraih keiningan itu, orang merasa bahagia. Soalnya, apakah cukup orang menjadi orang penting dalam hidup ini?

TEBARKAN ILMU




Sesungguhnya sebuah surah di dalam Al-Qur'an berisi 30 ayat dapat memberi syafa'at kepada pembacanya dan memberi ampunan Yaitu Al Mulk.
HR. Abu Daud


Rasulullah bersabda:
"Bayarlah zakat sebelum seseorang membawa zakatnya, lalu orang yang akan di berinya mengatakan: Seandainya kamu membawa zakat itu kemarin maka aku menerimanya, sedangkan sekarang aku sudah tidak membutuhkan zakat. Lalu ia tidak mendapati orang yang mau menerima zakat".
aMuslim 3/84n

Perilaku Terpuji Menurut Agama Islam dalam Peperangan

 Teroris yang Mengatasnamakan Islam
Bisakah orang Barat (atau bahkan orang Timur) melihat perilaku terpuji agama Islam dengan sudut pandang yang jernih? Sejak Tragedi 9/11 (11 September 2001), nama Islam di dunia internasional sedikit tercoreng. Alasannya, saat itu Usamah bin Ladin, yang kebetulan seorang Islam dan keluarga dekat penguasa Arab (Klan Saud), dituduh sebagai pelaku penghancuran menara WTC dan perusakan Pentagon.

BAGAIMANA MENCIPTAKAN SISTIM KESABARAN SUPAYA LEBIH MUDAH?


Sahabat Hikmah...

Ketika sabar diperintahkan Allah kepada kita semua, maka Diapun mengadakan sebab-sebab yang membantu dan memudahkan seseorang untuk bersabar. 

Demikian juga tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali membantu dan mengadakan sebab-sebab yang memudahkan dan membantu pelaksanaannya sebagaimana Ia tidak mentaqdirkan adanya penyakit kecuali menetapkan obatnya.

SEPULUH MUTIARA HIKMAH PILIHAN

1.     Jangan membenarkan kebiasaan, tapi biasakanlah kebenaran!
2.    Orang bijak taat pajak, tapi orang pajak mesti taat dan bijak  
3.    Tak satu pun mimpi yang tak bisa diraih, yang ada hanyalah niat yang terlalu sedikit untuk meraih mimpi
4.    Guru yang baik belum tentu yang berpengalaman. Tapi pengalaman adalah guru yang baik
5.    Bila tak mampu memiliki apa yg kita suka, sukailah apa yang kita miliki!
6.    Ide gila itu berawal dari gila ide
7.    Meskipun kita tidak selalu melakukan hal besar, tapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar
8.    Satu tindakan kecil lebih besar artinya dari rencana besar tanpa tindakan apapun
9.    Jadi orang penting itu baik, tapi lebih penting jadi orang baik
10. Jika anda takut gagal, berarti anda takut berhasil

KEKUATAN MANUSIA DIHADAPAN SANG PENCIPTA


Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir
Al-Baqarah : 286 


sumber  Alqur'an

KEKUATAN SEJATI DALAM DIRI .

KATA MUTIARA



Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat karena dia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan kebaikan sesama insan.
Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah orang yang kuat karena dia mampu melakukan kebaikan kepada semua orang.
Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat karena dia mampu mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, dan orang tertawa gembira adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah gentar dengan segala cobaan.

Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, dan orang yang dirinya penuh kedamaian adalah orang yang kuat karena dia tidak pernah tergugat dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah orang yang kuat karena dia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat karena dia mampu mengalahkan nafsu dan keinginan peribadi demi kesetiaannya kepada Allah dan orang lain.
Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan, dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat karena dia mampu menahan diri untuk tidak membalas dendam.

Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang mampu menguasai diri adalah orang yang kuat karena mampu mengendalikan segala nafsu keduniawian.

Disitulah letaknya kekuatan sejati. Dan sedarlah bahawa kita juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah kita. Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.



Sumber; Rizal arafah

SOPAN SANTUN DAN IMAN TAK DAPAT DIPISAHKAN

MEMELIHARA KEHARMONIAN: Islam menganjurkan penganutnya berbuat baik sesama insan khususnya dalam masyarakat majmuk di negara ini.

Orang mukmin disuruh menahan hati, semai ketakwaan dalam berbicara
MEMELIHARA keharmonian pergaulan dan berinteraksi sesama insan terutama dalam masyarakat majmuk perlukan formula efektif. Formula efektif ini atau landasan yang boleh dijadikan panduan dalam proses mengembalikan kekeruhan ialah al-Quran.
Formula itu ada dalam al-Quran antaranya Surah al-Hujurat yang biasa kita baca. Banyak ayat dalam surah itu menyentuh adat sopan santun dan etika pergaulan orang terhormat.
Dinamakan al-Hujurat yang bermaksud bilik-bilik, sebab diturunkan ketika ada di kalangan sahabat memanggil Nabi Muhammad SAW yang sedang berehat di bilik isterinya. Mereka memanggil dengan cara kurang sopan dan keadaan demikian menunjukkan sifat kurang hormat serta mengganggu ketenteraman Baginda.
Surah ini mencela sahabat berkenaan sekali gus mengajar cara yang sebenarnya. Allah berfirman yang bermaksud:

“Sesungguhnya orang yang memanggil kamu dari luar bilikmu kebanyakan mereka tidak mengerti.” (Surah al-Hujurat, ayat 4)

Surah al-Hujurat mengandungi 18 ayat mendidik supaya hormat dan sopan santun terhadap Rasulullah SAW ketika hidup dan sesudah wafatnya. Perihal sopan santun bukan setakat kepada Rasulullah SAW, malah sesama Muslim dan bukan Muslim.

Cantiknya ayat ini menerangkan hikmah Allah menciptakan manusia berbangsa dan bersuku supaya saling kenal mengenal. Taraf setiap insan ciptaan-Nya adalah sama saja dan yang membezakan ialah ketakwaan kepada Allah.
Justeru jangan terpesona dengan urusan bangsa dan suku kaum kerana ini akan menimbulkan permusuhan serta persengketaan.

Seruan “wahai orang yang beriman” dimulakan berulang kali, menjadi bukti yang harus direnungkan bahawa antara iman dengan sopan santun dalam pergaulan tidak dapat dipisahkan, ibarat irama dan lagu.

Orang yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasul, tidak akan tergamak mendahulukan fikiran serta pendapatnya sendiri dalam hal berkenaan hukum hakam agama sebelum terlebih dulu menilik, memandang dan memperhatikan firman Allah dan sabda Rasul.
Begitulah sifat orang beriman dan bertakwa yang sangat berhati-hati dalam segala gerak langkah, sehingga fatwa yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Orang mukmin dilarang bersuara keras apabila berbicara sesama sendiri di hadapan Rasulullah SAW, apatah lagi apabila berbicara dengan Baginda. Bertengkar dengan suara keras di hadapan kuburan Nabi SAW juga tidak wajar.

Apabila seseorang ingin berbicara sedangkan perkara itu tidak penting, maka ketika itu datang ujian kepada diri sendiri, supaya menahan hati dan menumbuhkan rasa ketakwaan dalam berbicara. Bagi mereka yang berhati-hati dalam berbicara adalah ampunan dan pahala yang besar.

Orang yang tidak beradab ketika berbicara juga dikatakan sebagai orang tidak menggunakan akal. Namun kesalahan yang dilakukan pada masa lalu dalam keadaan jahil akan diampuni kerana Allah Maha Pengampun.

Bagi orang yang beriman, jika datang kepada mereka orang fasik (pembohong) membawa berita, maka selidik dulu kebenarannya, bimbang cerita bohong itu nanti akan menimpakan musibah kepada sesuatu kaum atau insan.

Janganlah berita itu terus diiyakan atau ditidakkan, janganlah terburu-buru menjatuhkan keputusan sehingga orang terbabit mendapat hukuman, padahal ternyata kemudian tidak ada kebenaran mengenainya. Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Menyelidiki dengan tenang adalah daripada Allah dan tergopoh-gapah adalah daripada syaitan.”
Namun masih ada yang jujur dan mencintai iman, yang bertanggungjawab menyampaikan kebenaran. Mereka itulah orang yang bijak, memikirkan manfaat dan mudarat sesuatu hal sebelum dikerjakan.
Orang beriman yang bijak inilah yang diperlukan dan membawa kebahagiaan bersamanya kerana berpandangan jauh serta mempunyai kefahaman luas.

Jika ada dua golongan yang sama-sama beriman tetapi timbul salah faham sehingga tercetus perkelahian, seterusnya peperangan, maka hendaklah ada orang beriman lain segera mendamaikan antara keduanya. Dengan mengetahui sebabnya hendaklah disuruh berdamai.
Golongan yang tidak mahu berdamai itu disebut orang yang menganiaya, hendaklah diperangi sehingga tunduk dan patuh kepada kebenaran. Keduanya, diadili dengan adil dan saksama serta dijatuhkan hukuman setimpal.
Orang yang berlaku adil di dunia akan duduk diatas mimbar daripada mutiara di hadapan Tuhan yang bersifat Rahman kerana keadilan mereka di dunia. Orang beriman perlu berkasih sayang sesama mereka dan bersikap keras terhadap orang kafir. Perkelahian yang timbul adalah akibat salah faham dan salah terima.

Seterusnya surah al-Hujurat memberi peringatan halus dan tepat dari Allah supaya tidak mengejek dan menghina. Perbuatan itu sering dilakukan mereka yang merasakan dirinya sempurna, tidak punya kekurangan, kealpaan dan kesalahan.
Bahkan peringatan itu turut ditujukan kepada wanita yang mencela, menggelar dan memanggil dengan panggilan buruk kepada orang lain, padahal perbuatan itu sama seperti mencela diri sendiri. Sebaiknya nama buruk diganti dengan panggilan baik kerana nama itu ada pengaruhnya bagi jiwa.
Begitu juga perangai buruk sangka yang mengundang perpecahan dan memutuskan silaturahim antara orang beriman. Kita perlu bersegera menghentikan, bertaubat dan menyesali perbuatan itu.

Surah ini memberi keterangan mengenai nilai iman iaitu seseorang yang didatangkan penderitaan ke atas dirinya baik daripada segi harta benda, tenaga dan sebagainya. Mereka mengharunginya dengan reda dan pasrah tanpa ragu-ragu terhadap Allah.
Mereka itulah orang yang jujur dan layak mengaku orang beriman. Pengetahuan manusia amat terbatas. Janganlah merasa diri penting serta bangga sebaliknya bersyukur dan meneguhkan iman dengan jujur.
Surah al-Hujurat memberi peringatan dan mendidik manusia supaya ikhlas beramal serta menginsafi bahawa Allah mengetahui apa yang dizahirkan dan disembunyikan untuk menguatkan iman, meyakinkan hati dengan takwa.


Sumber: Ketua Wanita JIM Daerah Ampang Jaya  .
Email.    wanitajim0@yahoo.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Aqurblogger.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger